Pengalaman Pindah Rumah ke Pinggiran Kota: Urusan Listrik Beres, Tapi WiFi Malah Bikin Pusing!



Pindah rumah itu ternyata bukan cuma soal angkut barang, ya. Bulan lalu pas saya boyongan ke rumah baru di daerah perbatasan kota, salah satu yang paling bikin pusing itu milih provider internet. Sebagai bapak-bapak yang harus membagi anggaran antara cicilan, uang sekolah anak, dan biaya dapur, saya cari yang "pasti-pasti" saja.

Saya sempat survei kecil-kecilan ke tetangga dan coba bandingkan beberapa nama besar. Berikut pengalaman jujur saya:

1. Megavision (Pilihan Akhir Keluarga Kami)

Setelah menimbang-nimbang, akhirnya saya pasang Megavision. Kenapa? Karena istri saya cerewet banget soal biaya bulanan yang suka tiba-tiba naik.

  • Tagihannya Jujur: Ini yang saya suka. Dari bulan pertama sampai sekarang, harganya tetap sama. Paket internet + TV kabelnya cuma 100 ribuan, dan itu sudah dapet channel yang disukai anak-anak.
  • Beneran Unlimited (Tanpa FUP): Awalnya saya nggak paham apa itu FUP. Ternyata itu batasan kuota. Kalau tetangga saya sering ngeluh internetnya jadi lemot pas akhir bulan, alhamdulillah di rumah saya lancar terus. Padahal TV di rumah sering streaming video dari pagi sampai malam.
  • Layanan Pelanggan: Pas pemasangan, teknisinya rapi. Kabel nggak dibiarkan semrawut di depan rumah, jadi estetika rumah baru saya tetap terjaga.

2. Biznet Home

Sempat tanya-tanya ke kantor cabangnya. Biznet memang juaranya kalau soal kecepatan.

  • Kesan Saya: Untuk urusan profesional atau kantor sih ini oke banget. Tapi untuk kebutuhan rumah tangga biasa, harganya buat saya sedikit di atas budget. Dan di area perumahan baru saya, ternyata jaringannya belum masuk sampai ke blok saya. Sayang banget.

3. IndiHome

Hampir semua tetangga pakai ini karena tiangnya sudah nangkring duluan di depan gerbang.

  • Kesan Saya: Paling gampang dicari. Tapi pas saya baca-baca kontraknya, masih ada sistem batasan kuota wajar (FUP). Karena di rumah saya banyak yang pakai (saya, istri, dan dua anak sekolah), saya takut nanti malah sering nomok kalau kuotanya habis sebelum waktunya.

Tips Buat yang Lagi Nyari WiFi Rumah:

Jangan cuma liat spanduk "Gratis Pasang" atau "Promo 50%". Coba tanya:

  1. Harga flat atau cuma promo? (Banyak yang cuma murah di 3 bulan pertama).
  2. Ada FUP nggak? (Ini penting kalau di rumah banyak orang).
  3. Kecepatan upload-nya gimana? (Buat yang sering video call kerjaan).

Kesimpulan: Kalau Anda cari yang aman di kantong dan nggak mau pusing sama jatah kuota bulanan, saya sangat merekomendasikan Megavision. Sejauh ini, ini investasi bulanan yang paling nggak bikin saya menyesal di rumah baru.

 


satria pixel