Jakarta – Pertumbuhan industri nasional tidak hanya bergantung pada pembangunan pabrik, fasilitas pengolahan maupun infrastruktur baru. Di balik setiap proyek tersebut terdapat kebutuhan terhadap material, komponen serta layanan engineering yang dapat mendukung operasional fasilitas dalam jangka panjang.
Salah satu bidang manufaktur yang terus berkembang adalah
produksi Fiber Reinforced Plastic atau FRP.
FRP merupakan material komposit yang kini digunakan dalam
beragam aplikasi. Mulai dari tangki penyimpanan, sistem perpipaan, grating,
roofing, cladding, lining hingga komponen struktur tertentu dapat diproduksi
menggunakan material ini sesuai kebutuhan.
PT Graha Adhi Jaya Abadi melalui GAJA Fiberglass menjadi
salah satu perusahaan Indonesia yang bergerak dalam bidang engineering dan
manufacturing produk FRP.
Sejak berdiri pada 2007, perusahaan terus mengembangkan
kemampuan produksi untuk melayani kebutuhan yang semakin luas. Dari produk
berbasis GRP untuk kebutuhan umum, perusahaan kemudian memperluas kegiatan
produksinya ke berbagai produk yang digunakan pada sektor industri.
Saat ini GAJA Fiberglass memproduksi FRP Grating, FRP
Gutter, FRP Lining, FRP Pipe & Fittings, FRP Tank, Panel Tank, GFRP Roof
& Cladding hingga FRP Pultrusion Purlin.
Perusahaan juga mengembangkan solusi Air Pollution Control
System untuk mendukung kebutuhan pengendalian polutan pada fasilitas tertentu.
Keberadaan produsen FRP lokal menjadi relevan karena
industri memiliki kebutuhan yang sangat beragam. Tidak semua proyek dapat
menggunakan produk dengan ukuran dan spesifikasi yang sama.
Sebuah fasilitas kimia, misalnya, dapat membutuhkan material
yang berbeda dibandingkan fasilitas pengolahan air atau bangunan industri.
Kondisi lingkungan, temperatur, cairan yang digunakan, tekanan, beban dan
bentuk instalasi dapat memengaruhi desain akhir produk.
Karena itu, kemampuan engineering menjadi salah satu bagian
penting dalam proses manufaktur.
GAJA Fiberglass juga menyediakan layanan customized product
sehingga produk dapat dikembangkan berdasarkan kebutuhan spesifik proyek.
Dengan pendekatan tersebut, proses produksi dapat dilakukan setelah
mempertimbangkan aspek teknis yang dibutuhkan.
Selain untuk pasar Indonesia, perkembangan produsen lokal
juga membuka peluang ekspor.
GAJA Fiberglass telah mengembangkan jangkauan
pasar ke sejumlah negara di Asia maupun Oceania. Hal ini menunjukkan bahwa
produk manufaktur FRP Indonesia memiliki potensi untuk digunakan tidak hanya
dalam proyek domestik, tetapi juga kebutuhan internasional.
Dalam menjaga sistem operasionalnya, perusahaan telah
memiliki ISO 9001, ISO 14001 dan ISO 45001 yang berkaitan dengan sistem
manajemen mutu, pengelolaan lingkungan serta keselamatan dan kesehatan kerja.
Pengembangan kemampuan manufaktur lokal memiliki manfaat
yang lebih luas bagi industri. Ketersediaan produsen dalam negeri dapat
membantu memperluas pilihan produk, mendukung kebutuhan custom, serta
memberikan akses terhadap solusi engineering yang lebih dekat dengan proyek.
Seiring berkembangnya sektor energi, pengolahan air,
konstruksi, kimia, pertambangan dan manufaktur, permintaan terhadap produk FRP
juga memiliki peluang untuk terus tumbuh.
Dalam kondisi tersebut, produsen lokal seperti GAJA
Fiberglass dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung kebutuhan material
dan komponen industri di Indonesia sekaligus memperkuat posisi produk
manufaktur nasional di pasar yang lebih luas.