English Camp 2026 FIP UM Dorong Mahasiswa Aktif dan Percaya Diri Berbahasa Inggris

Wakil Dekan I FIP UM, Dr. Sri Wahyuni, M.Pd membuka English Camp 2026


Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan English Camp 2026 berkolaborasi dengan Mayantara School di Aula D4 Lantai 1 FIP UM. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat kompetensi, kemampuan komunikasi, dan kepercayaan diri mahasiswa dalam berbahasa Inggris.

Acara tersebut diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FIP UM dengan menghadirkan Arief Moertopo dari Mayantara School sebagai pemateri. Dalam era perkembangan pendidikan yang semakin terhubung secara global, kemampuan berbicara dengan bahasa Inggris menjadi bekal penting bagi mahasiswa yang ingin meningkatkan kualitas diri.

Kurikulum Khusus Disesuaikan dengan Kebutuhan Peserta

Mayantara School dikenal memiliki pendekatan pembelajaran yang adaptif. Program in-house training yang mereka selenggarakan telah beberapa kali dilaksanakan di berbagai lembaga di Malang Raya. Dalam setiap program, Mayantara School menyusun kurikulum dan strategi pembelajaran khusus yang disesuaikan dengan target kegiatan serta latar belakang pesertanya.

Program in-house training ini banyak diminati oleh berbagai perusahaan dan lembaga pendidikan, baik secara daring maupun luring. Peserta yang berhasil mencapai kompetensi tertentu akan diberikan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) atau diploma supplement setelah menyelesaikan dan lulus penilaian dalam pembelajaran tersebut.

Wakil Dekan I FIP UM, Dr. Sri Wahyuni, M.Pd., menyampaikan bahwa English Camp 2026 merupakan bentuk komitmen fakultas dalam mendukung penguatan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan yang berkelanjutan.

"Pelatihan ini kami harapkan tidak hanya menjadi kegiatan yang bersifat sementara, tetapi mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi mahasiswa," ujarnya.

Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa untuk mengikuti berbagai program akademik bertaraf internasional, seperti mobilitas mahasiswa, kolaborasi akademik, dan presentasi hasil penelitian pada forum global.

"Kami berharap peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi pionir serta mengajak mahasiswa lain untuk menggunakan bahasa Inggris secara aktif," imbuh Sri Wahyuni.

Program English Camp 2026 dirancang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri mahasiswa dalam menggunakan bahasa Inggris. Dengan serangkaian pelatihan, peserta diharapkan mampu mengembangkan keterampilan berbahasa yang mendukung aktivitas akademik dan pengembangan diri di tingkat internasional.

Upaya tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendorong peningkatan kompetensi dan keterampilan peserta didik. SDGs poin ke-4 bertujuan untuk menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta mempromosikan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua pada tahun 2030.

Kemampuan berbahasa Inggris sangat penting bagi lulusan perguruan tinggi karena menjadi kunci utama untuk membuka akses informasi global, memperluas peluang karier di dunia kerja yang kompetitif, serta mendukung mobilitas internasional.

Melalui English Camp 2026, FIP UM berupaya terus membangun ekosistem pembelajaran yang memberikan kesempatan mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris dan memperluas wawasan global. Kegiatan ini diharapkan melahirkan mahasiswa yang lebih percaya diri, adaptif, dan siap memanfaatkan berbagai peluang di tingkat nasional maupun internasional.

Penguatan kemampuan bahasa Inggris di lingkungan perguruan tinggi menjadi bagian dari upaya FIP UM dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan mampu berkontribusi dalam lingkungan akademik serta profesional yang semakin global.

 


satria pixel